Memandang senduku pada layar kaca.
Dengan tatapan kosong, muka datar tak tahu apa sebabnya.
Merindu seorang yang tlah lama tak ku jumpa.
Sibuk, ku fikir di dalam asa.
Atau bosan kah yang di rasa ?
Tapi rindu sudah sesak di dalam dada.
Hingga tak terasa butiran bening mengalir begitu saja.
Haruskah aku mengemis pada mu, wahai pemilik cinta ?
Aku lelah karna rindu ini selalu menyiksa.
Mata yang selalu ingin bertatap muka.
Dan mulut yang ingin
mengucap sebuah kata.
Bukan notification di handphone yang selalu ingin aku buka.
Bukan pula nada dering yang selalu menyapa.
Tapi kecambuk rindu yang sudah ingin bertemu pemilik raga.
Tidak ingin kah kau menyatukan rindu ini dalam nyata ?
Iya...
Tak mengapa jika kau tak bersedia.
Biarlah sebait do’a selalu ku panjatkan untukmu melalui
udara.
Ku pinta agar Tuhan selalu menjaga.
Menjaga dirimu dimana pun kamu berada.
Riska.
Yang lagi bt gak tau mau apa.
^^