Hari ini…
Tepat 23 tahun usia kamu dan berkurang
usia mu di dunia.
Hampir ¼ abad kamu telah melalui
fase duniawi ini. Tapi ingatlah selalu sahabat ku hidup kekal sesungguhnya di
akhirat nanti.
Kamu sudah berjalan sangat jauh,
alangkah baiknya jika kamu tatap hal yang indah itu. Jangan lagi tatap yang
dibelakang karna akan menyakitkan leher mu nanti nya.
Kamu sudah pernah merasakan bahagia,
mari kita jemput lagi kebahagiaan itu. Bagaimana rasanya ? Melon ? Strawberry ?
Lemon ? Coklat ?
Simpan air mata mu untuk kamu
tangisi kebahagiaan mu. Jangan kamu keluarkan untuk hal yang tidak penting bagi
mu.
Maafkan aku jika aku tidak bisa
membuat kejutan indah seperti kamu dan yang lain berikan untukku waktu itu.
Tak banyak doa ku untuk mu..
Semoga kamu selalu diberikan
kekuatan untuk menjalani beban ini. Jangan minta di ringan kan. Minta lah di
kuatkan.
Semoga selepas kau menjalani jalan
terjal dan berliku ini kamu mendapati hujan penuh kebahagiaan seperti apa yang
kamu ingini selama ini.
Semoga kamu cepat dijemput oleh nya.
Oleh seseorang yang selama ini kamu ingini.
Doa dan pengharapanku selalu
menyertaimu sayang. Jika kamu butuh aku untuk apa pun itu, tegur aku, panggil
aku. Insya Allah aku akan mendengarkan cerita mu.
Tetaplah menjadi Ririn Astriyani
yang ku kenal, periang, ceria, yang selalu memberikan kebahagiaan, yang selalu
mengingatkan jika aku salah, sederhana dan lainnya yang tak mungkin aku
jelaskan.
Maafkan aku,
aku hanya bisa menghadiahkan sebait doa dan kumpulan kata yang tak bermakna.
Maafkan aku,
aku tak bisa memberikan foto ucapan indah itu. Seperti yang kamu lakukan
untukku.
Tapi, perlu
kamu tau. Rasa bahagia bertambah nya usia kamu tak kalah dengan rasa bahagia
kamu saat kamu ada di puncak cikuray itu. Karna bahagia mu bahagia ku.
Bahagia ku bahagia mu. Rasa sedih mu rasa sedih ku. Tetapi rasa sedih ku
bukanlah rasa sedih mu. Biar aku yang merasakan. Asal kamu tidak.
Sekali lagi.
Selamat
Ulang Tahun Ririn Astriyani.
Aku sayang
kamu sahabat baru ku.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar